Anak Mau Belajar? Begini Caranya

Senin, 27 Februari 2012 14:14 wib Gustia Martha Putri – Okezone

AYAH dan bunda mungkin sering kesal ketika buah hati tidak mau belajar. Kalau sudah begitu, lantas apa yang sebaiknya dilakukan? Hal pertama yang perlu ayah dan bunda tahu adalah semua anak senang belajar. Demikian yang dipesankan Penasihat Komnas Perlindungan Anak Seto Mulyadi kepada okezone, baru-baru ini. “Semua anak pada dasarnya senang belajar. Kalau tidak percaya, kita lihat buktinya. Sebenarnya dari bayi anak itu sudah suka belajar. Dia belajar duduk, belajar bicara, belajar berjalan, dan lainnya. Jadi orangtua harus tanamkan dulu prinsip itu,” tutur pria yang akrab disapa Kak Seto ini. Kak Seto pun berbagi cara yang dipercaya ampuh hilangkan rasa malas belajar pada anak. Dengan menghidupkan suasana belajar yang ramah dan menyenangkan bagi anak. “Kuncinya, anak akan suka diajak belajar ketika suasana untuk belajarnya menyenangkan, yang ramah anak, misalnya dipuji, dibantu, dan dibimbing. Tidak dengan diomeli dan dipaksa untuk belajar,” jelasnya.

 Adapun rasa malas belajar anak bisa jadi tumbuh justru karena perlakuan orangtua yang kurang tepat. “Kesalahan orangtua karena menyuruh anaknya belajar sambil marah. Hal tersebut membuat anak menjadi tidak senang. Sehingga belajar menjadi sebuah keterpaksaan, tidak dengan senang hati. Jadinya malas. Beda dengan mengajak belajar dengan cara yang menyenangkan,” paparnya. Lantas bagaimana cara belajar yang menyenangkan agar anak tak malas lagi? “Misalnya sambil tersenyum dahulu ketika mengajaknya belajar. Lalu ajak sambil diajak bernyanyi. Misalnya, ‘Dua ditambah dua, sama dengan berapa sayang?’ Jika dia menjawab tepat, beri dia belaian dan beri pujian. Dengan begitu, anak akan lebih senang,” jelas pemilik Home Schooling Kak Seto yang tersebar di sembilan wilayah tersebut. Contoh lain ketika mengajarkan bahasa Inggris misalnya, semua masih bisa dilkakukan dengan menyenangkan.

“Misalnya lagi ketika mengajarkan bahasa Inggris pada anak. Jangan dipaksa untuk menghafal satu kalimat. Coba lakukan dengan menyanyi.. seperti.. ‘Good morning everybody how are you..’ Biarkan dia menjawab ‘I’m fine!’. Lalu lakukan dengan bahasa Indonesia. ‘Selamat pagi semua apa kabar?’ Jadi anak kan tahu, oh good morning itu selamat pagi, misalnya seperti itu,” paparnya. Masih menurutnya, pola pengajaran yang ramah anak dan menyenangkan adalah hal-hal yang harus diterapkan kepada guru-guru di sekolah dan orangtua di rumah.

Tinggalkan komentar

Filed under INFO

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s